Keputihan, Infeksi Hingga Gangguan Kesuburan

Keputihan merupakan keluhan yang paling sering ditemukan pada perempuan yang datang berkonsultasi untuk masalah penyakit kandungan. Sebenarnya, setelah dilakukan pemeriksaan, penderita yang datang dengan keluhan ini tidak semuanya menunjukkan adanya penyakit atau kelainan. Memang keputihan dapat terjadi pada keadaan normal, tetapi dapat juga merupakan gejala dari suatu kelainan yang harus diobati.

dr. Siti Dhyanti Wishnuwardhani, SpOG, spesialis kebidanan dan penyakit kandungan mengatakan penyebab paling sering dari keputihan abnormal adalah infeksi. Bila diperiksa dengan mikroskop, sekret (cairan/ lendir) yang berlebihan akibat infeksi mengandung banyak sel darah putih atau lekosit.

" Keputihan yang abnormal bisa menyebabkan gangguan kesuburan "

Gangguan Kesuburan banyak terjadi akibat infeksi pada organ reproduksi khususnya saluran telur. Infeksi umumnya terjadi karena penyakit menular seksual (PMS), misalnya infeksi klamidia gonore.

WHO memperkirakan satu dari 20 remaja di dunia terjangkit PMS setiap tahunnya, bahkan di AS 1 dari 8 remaja. Penelitian di Bagian Obstetri Ginekologi RSCM (Sianturi, 1990-1995) mendapatkan data dua% (usia 11-15 tahun), 12% (usia 16-20 tahun) dari 223 remaja terinfeksi di daerah kemaluan (vulvo-vaginitis), mikroorganisme yang tergolong PMS.

Faktor-faktor yang memicu berkembangnya PMS antara lain karena pengetahuan tentang PMS rendah, hubungan seksualnya cenderung lebih dari satu pasangan atau pasangannya punya lebih dari satu mitra seksual, hubungan seksual tidak aman misalnya tidak memakai kondom.

Selain itu, karena anatomi organ reproduksinya perempuan lebih mudah tertular PMS dari pria, apalagi remaja yang secara biologik serviksnya belum matang dan lebih mudah kena infeksi.

Kanker serviks merupakan keganasan yang paling sering terjadi pada organ reproduksi. Kanker ini lebih sering terjadi pada wanita usia 35-55 tahun.

Namun demikian, karena risiko terjadinya kanker ini berhubungan dengan usia pertama kali berhubungan seksual, kekerapan berganti pasangan dan adanya infeksi PMS, sementara itu remaja kini lebih dini aktif seksual dan kejadian PMS-nya meningkat, maka kecenderungan usia kejadian kanker ini menjadi lebih dini dari 35 tahun.

Kejadian kanker serviks berkaitan dengan riwayat infeksi HPV (virus Human Papiloma) yang termasuk PMS dan biasanya menampilkan gejala keputihan pula.

Siti menjelaskan pencegahan yang terpenting adalah menghindari terjadinya PMS dengan tidak berhubungan seksual sebelum menikah.

Selain itu, lanjut Siti lakukan beberapa hal mudah seperti berikut.
  1. Kebersihan daerah vagina perlu diperhatikan.Kebiasaan membersihkan daerah vital ini setelah buang air kecil atau buang air besar harus benar. Cara bilas yang aman adalah mengalirkan air dari depan ke arah belakang. Demikian pula saat mengeringkannya, bila arah ini salah maka kuman dari daerah anus dapat mencemari sekitar vagina yang lebih sensitif untuk mengalami infeksi.
  2. Dalam keadaan haid atau menggunakan pembalut wanita, pakailah celana dalam yang pas sehingga pembalut tidak bergeser dari belakang ke depan.
  3. Hati-hati menggunakan kloset duduk umum yang basah.
  4. Jangan gunakan handuk bersama orang lain, dan hindari penggunaan pakaian renang basah bergantian.
  5. Selain itu keputihan sering terjadi bersamaan dengan reaksi alergi pada daerah genital terhadap bahan sintetis dari pakaian dalam atau pembalut wanita. Sebaiknya gunakan pakaian dalam dari katun.    
  6. Hindari pula penggunaan celana panjang yang ketat dan tebal seperti jeans terus-menerus, karena dapat mengganggu sirkulasi atau peredaran darah, sehingga menimbulkan sekret berlebihan.
  7. Buang air besar yang tidak setiap hari juga merangsang sekresi lendir dari vagina, karena adanya massa berupa kotoran di saluran poros usus yang berada di belakang vagina. 
  8. Jangan merutinkan penggunaan cairan pencuci (douche) vagina, deodoran vagina, dan menyabuni daerah kemaluan berlebihan sehingga kelembaban daerah tersebut terganggu. OK Girl (od)

Salah satu cara menjaga pertahanan alami vagina adalah dengan menyeimbangkan mikroflora vagina, yakni dengan memelihara populasi Lactobacillus. Bakteri probiotikinilah yang menghasilkan asam laktat dan menjaga pH alami vagina, sehingga jamur maupun bakteri patogen tidak bisa berkembang biak. Ia juga secara langsung berkompetisi dengan jamur/bakteri patogen.


Suka atau tidak suka , kehidupan seks berubah secara dinamis dari waktu ke waktu . Penuaan , melahirkan , peristiwa ketidakseimbangan hormon , dan sering seks , yang paling faktor penyebab fungsi vagina menurun dan pertunjukan seperti elastisitas menurun, sensitivitas menurun , kelemahan kontraksi , dan kekeringan vagina selain efek samping dari obat tertentu , penyakit , dan gaya hidup yang tidak sehat seperti minum alkohol berat dan perokok .
Meskipun itu sifat manusia Namun , ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaiki atau membalikkan sampai fungsi dan organ dalam tubuh tidak lagi mengorbankan intervensi untuk merevitalisasi itu baik yang disebabkan oleh penyakit atau terlalu tua (lebih dari 70)

Neo V+® mengandung ekstrak Apel Manjakani tidak hanya kaya tanin, tetapi juga beberapa phytoestrogen yang dapat membantu meremajakan baik dinding vagina dan mengencangkan otot vagina = manfaatnya tidak hanya memberikan sensasi terbaik dari hubungan seksual karena kontraksi yang lebih baik dan cengkeraman otot vagina lebih kuat dan lebih menyedot, tetapi juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan, Dan ini tentu tidak dapat diperoleh dari setiap operasi vagina. serta beberapa ekstrak metanol yang bermanfaat untuk mengatasi gatal-gatal dan keputihan atau bau yang kurang menyenangkan karena infeksi bakteri, menstabilkan kadar pH, mengurangi berlebihan cairan vagina, meningkatkan kadar estrogen, meningkatkan kinerja seksual dan fisik, menjaga kesehatan rahim pasca melahirkan dan menstruasi, meningkatkan gerakan usus dan pencernaan, mengurangi dan mencegah risiko leher rahim dan kanker payudara, menghilangkan mulas dan sembelit, serta anti-jamur dan anti bacterial. Semua khasiat ini terdapat pada Neo V+

Referensi :
By odengherbal