Perawan

Virginity
Perawan atau gadis dapat merujuk pada seorang wanita muda atau seorang wanita dewasa yang belum mempunyai suami atau di beberapa kebudayaan merujuk pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual atau sanggama dengan seorang pria. Istilah yang lain untuk ini adalah wadat dan selibat. Secara umum, perawan juga direlasikan dengan kesucian. Untuk pria yang belum pernah melakukan sanggama disebut perjaka atau jejaka.

Secara fisik, seorang perawan biasanya ditandai dengan utuhnya selaput dara(hymen) yang berada pada daerah vagina. Dan hilangnya keperawanan biasanya disertai dengan keluarnya darah dari daerah vagina (tergantung bentuk dan ketebalan selaput dara) saat mengadakan hubungan seksual pertama kali. Secara istilah Islami, keperawanan bukan sekadar masih utuhnya selaput dara di vagina, melainkan setiap wanita yang belum pernah melakukan aktivitas-aktivitas seksual. Kesucian dan kehormatan perempuan bagi manusia yang memahami makna kehormatan bukan sebatas berpedoman dengan selaput dara, melainkan perempuan yang tidak pernah ternodai setitik zina. Pada umumnya, orang yang berpengetahuan rendah masih terpengaruh dengan kebodohan penghibur yang mempublikasi hiburan yang membodohi kaum yang mudah terpengaruhi hal-hal yang belum tepat.

Perlu dipahami bahwa selaput dara(hymen) bukan merupakan indikator keperawanan wanita karena selaput dara mudah sobek oleh sebab lain seperti aktifitas fisik yang berat, masturbasi atau bahkan karena tidak memilikinya sama sekali. Oleh karena pentingnya masalah ini, setiap calon pengantin perlu membicarakannya baik-baik sebelum memutuskan menikah 

Pentingnya menjaga keperawanan

Perawan sangat erat dengan kehormatan dan harga diri perempuan. Setiap laki-laki terhormat mendambakan perempuan yang perawan untuk dijadikan istri demi menjaga harga diri dan kehormatannya. Rasa cinta untuk menjaga, membahagiakan, menafkahi, dan menyayangi setulus hati akan terbina karena suami merasakan ketenteraman memiliki istri yang belum digagahi siapa pun selain dirinya. Secara logika manusia yang diberi petunjuk kehidupan yang benar, laki-laki tidak ingin menikahi perempuan yang telah bekas pelaku zina. Meskipun telah terjadi pernikahan dengan adanya unsur penipuan ataupun tidak, perempuan yang tidak perawan tersebut akan hidup tidak selayaknya seorang istri yang diberikan haknya sebagaimana ketentuan yang dijanjikan saat pernikahan. Perempuan yang tidak perawan cenderung diceraikan, dan akan berstatus janda. Setelah menjanda dan kembali menikah, hidup perempuan tersebut akan masih tidak akan berubah sebagaimana hubungan pernikahan sebelumnya. Pernikahan berdasarkan hubungan cinta dan kasih sayang yang telah dijanjikan saat ijab kabul akan sulit dirasakan oleh kaum perempuan yang tidak menjaga keperawanannya sebelum menikah.

Jauh sebelum dunia modern seperti saat ini, orang tua dan nenek moyang sudah mengingatkan para anak gadisnya agar pandai menjaga keperawanan. Sebab keperawanan itu simbol luar biasa yang mengandung banyak makna, wanita wajib menjaga agar dirinya tetap perawan hingga menikah. Mereka menjaga agar tidak berhubungan intim sebelum menikah. Hal inilah yang makin tergerus zaman. Banyak wanita yang melepas keperawanan sebelum menikah. terjebak "free sex" Yang penting hubungan intim dilakukan, aman dan tidak sampai hamil.
Meskipun zaman makin 'gila', bukan berarti Anda harus ikut dalam kegilaan itu bukan? Tentu saja kasus ini berbeda jika seorang wanita kehilangan keperawanan karena kasus pemerkosaan atau kecelakaan.

Inilah beberapa hal yang bisa membuat Anda bangga bisa menjaga keperawanan hingga menikah.
  • Bangga Pada Diri Sendiri... Tentu saja Anda boleh bangga pada diri sendiri. Di saat banyak wanita tidak peduli dengan siapa mereka berhubungan intim, Anda menjaga keperawanan hanya untuk pria spesial, suami Anda yang  syah Pria yang bisa menjaga dan bertanggung jawab dalam hidup Anda.
  • Bukti Bahwa Anda Tahan Godaan... Banyak godaan datang, bahkan dari pria yang menjadi pacar Anda. Tidak sedikit wanita melepas keperawanan sebagai bukti cinta, padahal hal itu tidak benar. Jika Anda berhasil menahan godaan tersebut sekaligus "Ah payah kamu, hari gini umur 25 masih perawan?" berarti Anda sukses bertahan gawang tidak jebol  dan punya prinsip yang teguh. Selamat! 
  • Menjaga Perintah Agama... Dari yang kami ketahui, hampir semua agama menyarankan agar wanita menjaga kesucian hingga menikah. Menjaga perintah agama menjadi salah satu alasan wanita menjaga dirinya dari godaan dunia, salah satunya berhubungan intim sebelum waktunya. 
  • Tidak Dikejar Perasaan Berdosa... Ada pertentangan batin di setiap hati wanita untuk menjaga dirinya. Kadang wanita yang sudah berhubungan intim sebelum menikah, bahkan yang sudah berkali-kali melakukannya atas nama cinta tetap dikejar perasaan berdosa, dampak buruk terhadap psikologi terus mengintai Perasaan inilah yang membuat wanita tidak tenang dan takut akan masa depannya. Bagaimana jika calon suaminya memutuskan hubungan karena tahu bahwa si wanita sudah tidak perawan? Percaya atau tidak, hal itu menjadi ketakutan terbesar wanita. 
  • Menjaga Nama Baik Anda dan Keluarga... Kami punya cerita tentang sahabat yang sudah tidak perawan sebelum menikah. Wanita ini menjalin hubungan serius dengan seorang pria dan menutupi fakta bahwa dirinya sudah tidak perawan (bahkan para orang tuanya sendiri). Setelah bertunangan, barulah wanita ini mengaku pada calon suaminya.
    Ternyata sang pria tidak terima telah dibohongi. Dia membatalkan pertunangan dan mengatakan alasannya pada kedua pihak keluarga. Akibatnya? Tentu saja nama keluarga tercemar. Hal-hal seperti ini tidak hanya terjadi pada satu atau dua wanita. Maka jagalah diri Anda.
  • Mencegah Kemungkinan Hamil dan Tertular Penyakit... Ada banyak alat kontrasepsi yang bisa dipakai, namun apakah hal itu menjamin bahwa Anda tidak hamil? Belum tentu. Hingga saat ini belum ada alat kontrasepsi yang menjamin 100 persen mencegah kehamilan. Jika Anda tidak berhubungan intim sebelum menikah, risiko terkena penyakit menular seksual juga lebih kecil.
  • Malam Pertama Lebih Berkesan... Beberapa sahabat kami yang sudah menikah mengatakan, sama-sama masih perawan dan perjaka di malam pertama lebih berkesan. Masih ada rona malu-malu, bagaimana deg-degannya saat pertama kali melakukannya, kadang masih sering salah menerapkan berbagai tips malam pertama. Semua itu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

  • Pasangan Mencintai Anda Dengan Tulus, Tidak Sekedar Nafsu... Saat Anda bisa menjaga keperawanan hingga menikah, berarti Anda memiliki pasangan yang juga hebat. Banyak pria mengecoh wanita untuk melepas keperawanan sebagai bukti cinta, padahal itu bukan jaminan melainkan hanya nafsu semata. Jika pasangan Anda dan Anda sama-sama menjaga diri hingga menikah, itu bisa menjadi indikasi bahwa cinta Anda dan dia tulus, tidak sekedar dorongan nafsu semata. Berbahagialah jika Anda bisa menjaga diri hingga menikah,
 Hubungan Seks adalah salah satu penyebab keperawanan hilang.

Bagaimana mengembalikan keperawanan secara alami …

Sering kali kami terima e-mail menanyakan perihal :
Adakah obat buat mengembalikan keperawanan ?

Jika yang dimaksud keperawanan adalah kembalinya selaput darah (hymen) maka tidak ada cara alami yang bisa dilakukan selain dengan tindakan operasi Hymenoplasty. Tetapi untuk meremajakan dinding vagina / mengencangkan otot vagina kembali rapat serasa perawan , bisa melakukan beberapa cara diantaranya mengkonsumsi Ramuan Tradisional Neo V+ Apel Manjakani dari Herbalis, Minat order / Konsultasi dpt hub SMS/WA : 08561606879 / PIN BBM : 57BD3C75.Privasi dijamin aman

Banyak sekali mitos seputar keperawanan yang beredar di masyarakat , untuk menghindari mitos yang tidak benar tersebut, masyarakat terutama kaum wanita perlu memahami fakta fakta yang ada, Satu satunya cara agar tetap perawan adalah dengan tidak berhubungan Seks sebelum menikah. Masalah apakah selaput dara akan sobek atau tidak bukan hal yang penting. Menjaga keperawanan (Virginity) jauh lebih baik ketimbang berusaha mencari cara mengembalikan  keperawanan yang hilang. Ok Girls


Neo V+® mengandung ekstrak Apel Manjakani tidak hanya kaya tanin, tetapi juga beberapa phytoestrogen yang dapat membantu meremajakan baik dinding vagina dan mengencangkan otot vagina = manfaatnya tidak hanya memberikan sensasi terbaik dari hubungan seksual karena kontraksi yang lebih baik dan cengkeraman otot vagina lebih kuat dan lebih menyedot, tetapi juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan, Dan ini tentu tidak dapat diperoleh dari setiap operasi vagina. serta beberapa ekstrak metanol yang bermanfaat untuk mengatasi gatal-gatal dan keputihan atau bau yang kurang menyenangkan karena infeksi bakteri, menstabilkan kadar pH, mengurangi berlebihan cairan vagina, meningkatkan kadar estrogen, meningkatkan kinerja seksual dan fisik, menjaga kesehatan rahim pasca melahirkan dan menstruasi, meningkatkan gerakan usus dan pencernaan, mengurangi dan mencegah risiko leher rahim dan kanker payudara, menghilangkan mulas dan sembelit, serta anti-jamur dan anti bacterial. Semua khasiat ini terdapat pada Neo V+
Neo V+® dapat dipergunakan oleh semua Wanita untuk merawat organ intim, sebagai pembersih bagian dalam vagina, Terutama ibu-ibu muda pasca melahirkan dan keseimbangan Ekosistem vaginapun nyaman….Alami Plus! (od)

Referensi : Merawat Miss V

by odeng herbal