Istri Smart Mampu Redam Kegelisahan Suami

Di antara hal yang sangat vital perannya dalam menjaga keharmonisan rumahtangga adalah komunikasi berlandaskan pengertian dan kasih. Pasalnya, hubungan suami dan istri tak pelak dengan “irisan” ego dan karakter masing-masing pasangan.

Setiap manusia memiliki emosi yang terkadang sulit diprediksi, kapan akan terpicu amarah dan kapan tetap tenang. Hal yang sama juga berlaku pada suami Anda. Namun, hanya karena suami sedikit emosional dan gelisah, jangan pernah berpikir bahwa ‘sumber’ cinta di antara Anda berdua telah hilang.  Bisa jadi dirinya sedang dipusingkan dengan masalah pekerjaan dan keluarga besarnya.  Jangan langsung menuduh diri sendiri sebagai penyebab kegalauan suami.

Seorang istri yang pintar tentu tahu bagaimana meredakan hati suami yang sedang risau dengan kepala dingin dan cinta. Seperti uraian yang dikutipCompany Magazine dari Inggris pada edisi Juni 2014, berikut ini:

Biarkan suami tenang
Jika Anda melihat emosi suami masih berada di puncak, jangan ganggu dirinya dengan sejuta pertanyaan dan hujatan. Mungkin Anda beniat baik, tetapi terkadang suami menginginkan waktu sendiri untuk diam dan berpikir. Jadi, berikanlah ruang pada suami sampai akhirnya dia bisa membicarakan masalah yang mereka hadapi.

Jangan memaksakan solusi
Salah satu sikap wanita yang sering dikeluhkan oleh pria adalah tak mau mengerti kondisi mereka dan memaksa untuk segera meredam amarah. Mungkin hal yang demikian dikarenakan wanita menganggap pria sebagai sosok yang realistis dan cepat mencari solusi. Padahal, tidak semua situasi dan kondisi yang pelik dapat diselesaikan dengan cepat.

Maka dari itu, jangan menambah masalah dan beban pikiran suami dengan sikap yang egois. Sebaliknya, seorang istri harus memperlihatkan pada suami bahwa apa pun yang terjadi, Anda tidak akan meninggalkan dirinya. Perilaku yang demikian akan membuat suami merasa lebih tenteram dan tak merasa sendiri.

Pelan-pelan buat suami tertawa
Saat emosinya sudah reda, lalu wajahnya juga tampak lebih bersahabat, buatlah suami tertawa.
Misalnya dengan menonton film komedi atau menceritakan sebuah kejadian lucu. Cara lain yang ampuh adalah mengingat tentang kenangan berdua yang penuh kekonyolan saat masih pacaran dulu. Melayangkan pikiran untuk mengingat memori yang bikin tertawa, dapat memberikan ketenangan dan rasa optimis dalam diri suami. (od)

Referensi : Suami Loyo ?